About

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Wednesday, June 9, 2021

Pelaksanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana

Assalamualaikum wr. wb sobat sehat. Pada kesempatan kali ini saya mau sharing mengenai Pelaksanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana. Tahap pasca bencana meliputi usaha rehabilitasi dan rekonstruksi sebagai upaya mengembalikan keadaan masyarakat pada situasi yang kondusif, sehat, dan layak sehingga masyarakat dapat hidup seperti sebelum bencana terjadi, baik secara fisik maupun psikologis. Nah, sobat sehat bisa melihat penjelasan materi lebih lanjut melalui foto catatan saya. 









Semoga bermanfaat!!!😄😄
 
 
Nama : Nurul Laila Zahira Junaidi
NIM : 1911213040
Kelas : A2
Mata Kuliah : Manajemen Bencana
Dosen Pengampu : Aulia Rahman, SKM., MKM










Tuesday, May 4, 2021

Indikator Kesehatan dalam Kedaruratan

Assalamualaikum wr. wb sobat sehat. Pada kesempatan kali ini saya mau sharing mengenai Indikator Kesehatan dalam Kedaruratan. Kedaruratan atau tanggap darurat adalah salah satu tahapan dalam suatu siklus bencana pada saat bencana. Upaya tanggap darurat dilaksanakan pada saat bencana terjadi atau sesaat bencana telah terjadi. Nah, sobat sehat bisa melihat penjelasan materi lebih lanjut melalui foto catatan saya. 














Semoga bermanfaat!!!😄😄

 

 

 

Nama : Nurul Laila Zahira Junaidi

NIM : 1911213040

Kelas : A2

Mata Kuliah : Manajemen Bencana

Dosen Pengampu : Aulia Rahman, SKM., MKM
















Saturday, April 24, 2021

Manajemen Air bersih dan Sanitasi Pada Bencana

Assalamualaikum wr. wb sobat sehat. Pada kesempatan kali ini saya mau sharing mengenai Manajemen Air bersih dan Sanitasi Pada BencanaKetika terjadi peristiwa bencana alam, pastinya sanitasi dan air bersih masyarakat akan terganggu dan membawa dampak negatif terhadap sanitasi dan air bersih masyarakat. Bencana non alam dan sosial juga bisa menyebabkan terganggunya kebutuhan pokok masyarakat terutama, makanan dan minuman, serta sanitasi. Maka, diperlukannya Manajemen Air Bersih dan Sanitasi Pada Bencana. Nah, sobat sehat bisa melihat penjelasan materi lebih lanjut melalui foto catatan saya. 










Semoga bermanfaat!!! 😄😄




Nama : Nurul Laila Zahira Junaidi
NIM : 1911213040
Kelas : A2
Mata Kuliah : Manajemen Bencana
Dosen Pengampu : Aulia Rahman, SKM., MKM









Sunday, April 12, 2020

HOSPITAL SAFETY STANDARD

Assalamualaikum wr. wb sobat sehat. Pada kesempatan kali ini saya mau sharing mengenai Hospital Safety Standard (Standard K3 Rumah Sakit/ K3RS) dalam mata kuliah K3. Saya akan mensharingnya melalui foto catatan saya tentang materi tersebut.









Jika sobat sehat ingin materi yang lebih lengkap, bisa mengunjungi video di Youtube dengan link di bawah ini.

Semoga bermanfaat!!



Nama : Nurul Laila Zahira Junaidi

No. BP: 1911213040

Mata Kuliah: K3 

Saturday, April 4, 2020

SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA

Assalamualaikum wr. wb sobat sehat. Pada kesempatan kali ini saya mau sharing mengenai Occupational Health and Safety Assessment Series atau Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam mata kuliah K3. Saya akan mensharingnya melalui foto catatan saya tentang materi tersebut.







Jika sobat sehat ingin materi yang lebih lengkap, bisa mengunjungi video di Youtube dengan link di bawah ini.
https://www.youtube.com/watch?v=H-zwuSN4hMI


Semoga bermanfaat!!


Nama : Nurul Laila Zahira Junaidi
No. BP: 1911213040
Mata Kuliah: K3 


Sunday, March 29, 2020

ACCIDENT INVESTIGATION

Assalamualaikum wr. wb sobat sehat. Pada kesempatan kali ini saya mau sharing mengenai Accident Investigation atau Investigasi Kecelakaan Kerja dalam mata kuliah K3. Saya akan mensharingnya melalui foto catatan saya tentang materi tersebut







Jika sobat sehat ingin materi yang lebih lengkap, bisa mengunjungi video di Youtube dengan link di bawah ini 
https://www.youtube.com/watch?v=2dCoIz6NZYg&t=2696s

Semoga bermanfaat!!



Nama : Nurul Laila Zahira Junaidi
No. BP: 1911213040

Mata Kuliah: K3 

Wednesday, March 18, 2020

Mencegah virus corona dengan mencuci tangan yang benar

Assalamualaikum wr. wb sobat sehat. Semoga kita dalam keadaan sehat ya guys. Pada kesempatan kali ini saya ingin sharing bagaimana kita bisa mencegah virus corona dengan mencuci tangan yang benar.



Penyakit Covid-19 sudah memasuki Indonesia sejak Maret ini. 

Setiap individu dapat melindungi diri dari serangan virus corona, salah satunya dengan rajin membersihkan tangan dengan sabun atau hand sanitizer.
Ahli kesehatan menganjurkan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 15-30 detik. 

Sabun memiliki kandungan senyawa yang dapat mengikat molekul air dan minyak secara bersamaan, termasuk kuman yang berada di tangan. Kemudian, aliran air akan membawa pergi minyak bersama dengan kuman yang terikat.
Oleh karena itu, mencuci tangan dengan waktu yang singkat kurang efektif untuk membunuh kuman. 

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menganjurkan perbanyak busa saat mencuci tangan dengan sabun karena gesekannya dapat membantu mengangkat kotoran dan minyak dari kulit. Untuk pemilihan sabun, kebanyakan masyarakat memilih sabun antibakteri karena menganggap sabun ini lebih efektif membunuh kuman daripada sabun biasa. Namun, para peneliti mengatakan tidak ada bukti ilmiah yang membuktikan anggapan tersebut.

Agar terlindung dari virus, diperlukan prosedur cuci tangan yang benar. Berikut adalah tata cara mencuci tangan dengan benar yang dianjurkan.
· Alirkan air bersih ke kedua tangan, kemudian tuangkan sabun secukupnya. 
· Gosok kedua tangan, khususnya bagian sela-sela jari, kedua punggung tangan, dan di bawah kuku. Kaitkan seluruh jari dengan telapak tangan yang saling menyentuh. Kemudian, gosok bagian dalam sisi tangan. Lakukan secara bergantian. 
· Lalu tukar posisi. Kaitkan jari-jari tangan kiri di atas punggung tangan kanan dan gosok bagian punggung tangan secara bergantian. 
· Gosok jempol kiri menggunakan tangan kanan dengan gerakan memutar, begitu pula sebaliknya. Lakukan langkah-langkah di atas selama 20 detik. 
· Bilas tangan hingga bersih dengan air mengalir. 
· Keringkan kedua tangan dengan handuk bersih atau angin-anginkan. Pastikan untuk mengeringkan tangan karena kuman lebih mudah berkembang di tangan yang basah. 
· Jika memungkinkan, matikan keran menggunakan siku atau tisu agar tangan yang sudah bersih tidak terkontaminasi lagi saat mematikan keran. 



CDC merekomendasikan beberapa waktu yang tepat untuk mencuci tangan di antaranya sebelum, selama, dan sesudah memasak, sebelum makan, sebelum dan sesudah merawat luka dan orang sakit, setelah menggunakan toilet, setelah mengganti popok, setelah memegang hewan atau makanan hewan, setelah menyentuh atau membuang sampah, sesudah bersin, batuk, atau menyeka hidung, dan setelah berjabat tangan. 

Meskipun CDC hanya merekomendasikan beberapa kegiatan tersebut, namun Anda dapat (dan sangat dianjurkan) mencuci tangan di waktu-waktu lainnya.  

Kendati demikian kegiatan mencuci tangan tidak bisa dilakukan di semua tempat. Oleh karena itu, untuk mengantisipasinya Anda dapat menggunakan hand sanitizer sebagai alternatif dari mencuci tangan. 

Hand sanitizer yang efektif membunuh kuman adalah yang mengandung 60-95 persen alkohol. Alkohol telah terbukti mampu membunuh patogen yang menyebabkan penyakit. Namun, lebih dari 95 persen, efektivitas alkohol terhadap patogen tidak bertambah lagi.

Selain itu, alkohol tidak menyebabkan resistensi pada bakteri sehingga efektif membunuh bakteri meskipun digunakan secara terus-menerus. Namun, penggunaan hand sanitizer yang terlalu sering dapat menimbulkan efek samping seperti tangan yang kering hingga luka. 

Ketua Magister Kesehatan Kerja Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Dr. dr. Dewi Sumaryani Soemarko, M.S. Sp.O.K, menyarankan untuk mencuci tangan dengan sabun apabila telah memakai hand sanitizer sebanyak lima kali. Anda juga dapat mengaplikasikan lotion setelah memakan hand sanitizer, sebagai pengganti cuci tangan, agar kulit tidak kering.

Untuk info lebih kanjut, kalian bisa menonton video ini.


Nama : Nurul Laila Zahira Junaidi
No. BP: 1911213040
Mata Kuliah: PAK A2


sumber:

Friday, March 6, 2020

Penyakit-penyakit akibat kerja

Assalamualaikum Wr. Wb.

Halo sobat sehat. Selamat datang di blog saya. Pada kesempatan kali ini saya akan sharing tentang penyakit akibat kerja.

Jadi apa sih itu penyakit akibat kerja??

Penyakit Akibat Kerja (PAK) (Occupational Diseases) adalah penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan atau lingkungan kerja (Permennaker No. Per. 01/Men/1981) yang akan berakibat cacat sebagian maupun cacat total.Cacat Sebagian adalah hilangnya atau tidak fungsinya sebagian anggota tubuh tenaga kerja untuk selama-lamanya. Sedangkan Cacat Total adalah keadaan tenaga kerja tidak mampu bekerja sama sekali untuk selama-lamanya.

Hukum tentang penyakit akibat kerja ada beberapa yaitu:
a. Pada tanggal 29 Januari 2019, Pemerintah Republik Indonesia mengundangkan Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2019 tentang Penyakit Akibat Kerja
b. Perpres 7/2019 diterbitkan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 48 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2015 tentang Penyelengaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian
c. Perpres 7/2019 mencabut Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 1993 tentang Penyakit Yang Timbul Karena Hubungan Kerja.

Faktor Penyebab Penyakit Akibat Kerja

a. Faktor Fisik


· Suara tinggi/bising
· Temperatur/suhu tinggi
· Radiasi sinar elektromagnetik
· Tekanan udara tinggi
· Getaran

b. Faktor Kimia


· Asal : bahan baku,  bahan tambahan, hasil antara, hasil samping, hasil (produk), sisa produksi atau bahan buangan.
· Bentuk : zat padat, cair, gas, uap maupun partikel.
· Cara masuk tubuh dapat melalui saluran pernafasan, saluran pencernaan, kulit dan mukosa
· Masuknya dapat secara akut dan secara kronis
· Efek terhadap tubuh : iritasi, alergi, korosif, Asphyxia, keracunan sistemik, kanker, kerusakan/kelainan janin, pneumoconiosis, efek bius (narkose), Pengaruh genetik.

c. Golongan Biologi

· Berasal dari : virus, bakteri, parasit, jamur, serangga, binatang buas,

d. Golongan Ergonomi/fisiologi


· Akibat : cara kerja, posisi kerja, alat kerja, lingkungan kerja yang salah, Kontruksi salah.
· Efek terhadap tubuh : kelelahan fisik, nyeri otot, deformitas tulang, perubahan bentuk, dislokasi.

e. Golongan Mental Psikologi


· Akibat : suasana kerja monoton dan tidak nyaman, hubungan kerja kurang baik, upah kerja kurang, terpencil, tak sesuai bakat.
· Manifestasinya berupa stress

Upaya Pencegahan Penyakit Akibat Kerja

1. Peningkatan kesehatan (health promotion).
2. Perlindungan khusus (specific protection).
3. Diagnosis (deteksi) dini dan pengobatan segera serta pembatasan titik-titik lemah untuk mencegah terjadinya komplikasi.
4. Membatasi kemungkinan cacat (disability limitation).
5. Pemulihan kesehatan (rehabilitation).

Diagnosis Penyakit Akibat Kerja
Diagnosis Penyakit Akibat Kerja dilaksanakan dengan pendekatan 7 (tujuh) langkah yang meliputi:
· Penegakan diagnosis klinis;
· Penentuan pajanan yang dialami pekerja di tempat kerja;
· Penentuan hubungan antara pajanan dengan penyakit;
· Penentuan kecukupan pajanan;
· Penentuan faktor individu yang berperan;
· Penentuan faktor lain di luar tempat kerja; dan
· Penentuan diagnosis okupasi.

Manfaat dari Jaminan Kecelakaan Kerja


Pekerja yang menderita Penyakit Akibat Kerja berhak atas manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)  berupa:
a. Pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan medis yang meliputi:
· Pemeriksaan dasar dan penunjang;
· Perawatan tingkat pertama dan lanjutan;
· Rawat inap kelas 1 rumah sakit pemerinta, rumah sakit pemerintah daerah, atau rumah sakit swasta yang setara;
· Perawatan intensif;
· Penunjang diagnostik;
· Pengobatan;
· Pelayanan khusus;
· Alat kesehatan dan implan;
· Jasa dokter/medis;
· Operasi;
· Transfusi darah; dan/atau
· Rehabilitasi medik.

b. Santunan berupa uang meliputi:
· Penggantian biaya pengangkutan pekerja yang menderita Penyakit Akibat Kerja, ke rumah sakit dan/atau ke rumahnya, termasuk biaya pertolongan pertama pada kecelakaan;
· Santunan sementara tidak mampu bekerja;
· Santunan cacat sebagian anatomis, cacat sebagian fungsi, dan cacat total tetap;
· Santunan kematian dan biaya pemakaman;
· Santunan berkala yang dibayarkan sekaligus apabila pekerja meninggal dunia atau cacat total tetap akibat Penyakit Akibat Kerja;
· Biaya rehabilitasi berupa penggantian alat bantu (orthose) dan/atau alat pengganti (prothese);


Nama : Nurul Laila Zahira Junaidi
No. BP: 1911213040
Mata Kuliah: PAK A2


sumber: 

sumber gambar: